THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Senin, 18 Mei 2015

Manusia Lebih Sulit Mengingat Nama Ketimbang Mengingat Wajah

Saat bertemu dengan orang baru, lumrah untuk saling menanyakan nama. Namun tidak jarang beberapa detik setelah saling memperkenalkan diri, kita kemudian lupa dengan nama orang tersebut. Mengapa hal ini bisa terjadi?
Dalam 'Why Do You Forget Their Name' oleh AsapSCIENCE yang dipandu Micthell Moffit dan Greg Brown, dijelaskan bahwa ketidakmampuan kita untuk mengingat nama berkaitan dengan cara otak memproses informasi dan tingkat ketertarikan kita.
Seperti dikutip dari Medical Daily, Selasa (19/5/2015), manusia lebih mudah mengingat wajah daripada nama seseorang. Ini karena otak kita lebih dilengkapi dengan kemampuan memproses data visual seperti mengenal wajah.
Korteks visual dari otak yang merupakan bagian dari korteks serebral bertanggung jawab memproses informasi visual. Hal ini berarti kita diciptakan untuk menerjemahkan lebih banyak data visual daripada suara. Tidak seperti nama, detail wajah bisa menyampaikan gabungan dari gender, umur, etnis, dan lain-lain yang memudahkan kita menangkap dan menyimpan informasi.
Ketidakmampuan mengingat nama setelah berkenalan juga dihubungkan dengan 'The Baker Effect'. Otak tidak dapat langsung menyimpan informasi ke memori jika hanya mendengar nama seseorang. Kendati demikian, kita akhirnya dapat mengingat jika sering berkomunikasi dan menghabiskan waktu bersama.
Pertukaran informasi yang cepat selama perkenalan juga memengaruhi cara otak menyimpan informasi. Meskipun kita memiliki memori jangka pendek dan jangka panjang, memori jangka pendek hanya dapat menangkap informasi hanya jika kita fokus pada informasi tersebut. Hal ini disebut dengan 'The Next-in-Line Effect'.
Selain itu, ketidakmampuan mengingat nama juga disebabkan kurangnya ketertarikan. Kita pasti pernah berkenalan dengan seseorang dan memiliki pemikiran bahwa kita tidak akan bertemu dengannya lagi. Dengan kata lain, kita tidak tertarik untuk menciptakan hubungan baru. Hal itu membuat kita cenderung tidak peduli untuk mengingat namanya.
Sederhananya, semakin tertarik kita pada sesuatu, semakin kita berusaha untuk mengingatnya.
(up/up)
sumber:

Nita Sari - detikHealth
Selasa, 19/05/2015 07:33 WIB

Jumat, 01 Februari 2013

Aktivitas Baru

Ternyata aktivitas kita dapat berubah setelah kita menikah,...

Sabtu, 29 Oktober 2011

Malam Minggu

Malam ini malam minggu, banyak PR yagn belum usai. Semua harus dilaksanakan sesuai waktu yang sudah ditentukan.
Ini bukan sejedar tugas, tapi pekerjaan yang memang aku sukai dari dulu. Membangun kepercayaan butuh waktu yang lama dan penuh perjuangan.
Semoga tidak usai sampai disini dan semua dapat bermanfaat untuk umat ,...

Sabtu, 27 Agustus 2011

Menjelang Ramadhan Usai

Aku berusaha untuk tetap bersyukur,..
Semua yang ku alami pasti ada hikmahnya,..
waalaupun terasa sekali,..setiapa tahun seperti ini dan seperti ini,...
Tetapi semua itu tidak boleh disesali,..
semua yang terjadi sudah atas kehendaknya,..
walaupun seperti ini,..tapi inilah yang terbaik menurut Allah,...
Astaghfirullah,...

Rabu, 10 Agustus 2011

Help Me

Galau,..sedih,..sepi,..bingung,..marah,..bosan
Apa yang harus aku lakukan ,..
aku hanya bisa berdoa dan,..
diam,..
Mencoba untuk tetap bersyukur,...
Kuatkanlah jiwaku,..
Aku selalu menunggu keajaiban yang selalu kau berikan,...

Kamis, 07 Juli 2011

Hari Baru Untuk Belajar

Tahun Ajaran baru telah tiba, tugas baru sudah menanti dan Bersiap menghadapi ilmu ilmu yang akan kita terima.
Baik Ilmu yang kita sukai maupun yang tidak kita sukai.
Mungkin ini sudah yang terbaik menurut Allah.
Baik menurut Allah belum tentu baik menurut kita.
Baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah.
Apapun yang terjasi ku harus selalu berusaha mengingat Allah.

Minggu, 17 April 2011

11 Cara Membuat Otak Anda Lebih Cerdas


Para ilmuwan dari University of California, Berkeley, AS, pernah meneliti otak tikus. Mereka menemukan, otak tikus tumbuh sebesar 4 persen saat mereka dipaksa menjalankan tugas mental setiap hari, misalnya mencari jalan keluar dari lorong yang berliku, memanjat tangga, dan bersosialisasi dengan tikus lain.

Nah, otak tikus saja bisa dilatih untuk tumbuh, apalagi otak manusia. Makin dilatih, otak kita pasti kian tajam. Kehilangan daya ingat dalam jumlah tertentu pada usia berapa pun adalah wajar, sama seperti terjadinya perubahan pada organ tubuh lain. Yang penting, jangan malas untuk rajin melatih otak kita agar daya ingat tetap kuat sepanjang masa.

Inilah 11 Cara membuat Otak Anda Lebih Cerdas:
1. Latih kemampuan mengamati.
Perhatikan lingkungan sekitar. Rekam dalam pikiran apa yang Anda lihat, mulai dari yang paling sederhana dan diteruskan dengan observasi yang lebih rumit.

2. Asah indra.
Bisa dilatih dengan membedakan rasa makanan yang disukai dan yang tidak. Menyadari bau dan aroma di sekitar atau bunyi-bunyian yang ada di jalan atau mungkin rasa panas atau dingin udara di sekitar Anda.

3. Hafalkan nama teman-teman dan pasangkan nomor teleponnya.
Ada berapa yang bisa diingat? Latih supaya bisa mengingat lebih banyak.

4. Pelajari sesuatu yang baru.
Banyak membaca dan berkenalan dengan hal-hal lain yang mungkin bukan bidang Anda, bisa bahasa asing, pengetahuan tentang komputer, dan lain-lain.

5. Gunakan tangan supaya mengikuti petunjuk otak.
Misalnya bermain gitar, mengetik tanpa melihat tuts, mengerjakan prakarya dari kayu, atau berlatih menulis halus.

6. Tekuni hobi.
Gunakan kesempatan untuk mengembangkan hobi Anda.

7. Pelajari dan hafalkan tanggal-tanggal penting, menyangkut anggota keluarga, teman, atau perayaan tertentu.

8. Hafalkan sesuatu yang Anda sukai.
Bisa jadi itu puisi, lagu, kalimat dari sebuah buku atau kata-kata seseorang. Sebisa mungkin juga usahakan agar kalimat yang digunakan adalah bahasa asing.

9. Latihan menghafal urutan angka berderet panjang, misalnya 32145687390282930498.
Ini adalah bentuk latihan memperbaiki daya ingat jangka pendek. Lakukan dengan mengelompokkan atau memecah bilangan itu menjadi beberapa bagian, misalnya 3214568 kemudian 7390282 dan terakhir 930498.

10. Ingat perjalanan pribadi.
Apa yang sedang Anda kerjakan satu jam lalu, minggu lalu pada hari Rabu pukul 10.00, misalnya. Dengan siapa, di mana, dan seterusnya.

11. Ingat dan teliti ulang pengeluaran harian.
Apa yang Anda beli kemarin? Berapa uang yang ada dalam dompet Anda sekarang? Kapan Anda terakhir mengambil uang tunai, dan seterusnya.

Latihan-latihan ini akan memungkinkan sel otak tetap aktif dan jaringan penghubung antarsel otak semakin rapat. Kegiatan mental yang menantang meningkatkan jumlah sirkuit aktif atau sinapsis dalam otak. Semakin banyak sirkuit, semakin banyak asosiasi, makin besar pula kemampuan mengingat.

Sumber : http://www.isisurakartablog.com/2011...ih-cerdas.html